Connect with us

Berita

Polisi Gerebek Produsen Bakso Berbahan Ayam Tiren di Jetis Bantul

Published

on

ilustrasi

sahabat-polisi.or.id, Bantul – Polisi menggerebek rumah warga Pedukuhan Ponggok II, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul. Rumah tersebut diduga digunakan untuk memproduksi bakso berbahan ayam kedaluwarsa atau ayam tiren.

“Kemarin setengah 11 siang, diminta mendampingi dari Polsek Pleret dan Polres Bantul ke rumah salah satu warga saya di RT 2 (Pedukuhan Ponggok II),” kata Kepala Dukuh Ponggok II Fajar Gunadi, ditemui detikJateng di kediamannya, Sabtu (22/1/2022).

Penggerebekan, lanjutnya, melibatkan anggota Polres Pleret, Polres Bantul hingga Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul. Fajar menyebut kedatangan petugas itu sebagai pengembangan kasus penggunaan ayam tiren untuk olahan bakso di wilayah Pleret.

“Kedatangan polisi kemarin itu karena ada dugaan penggunaan ayam tiren untuk olahan bakso yang diambil pedagang-pedagang. Bakso itu biasanya diambil pedagang-pedagang dari Pasar Giwangan, Pasar Demangan dan Pasar Kranggan,” ujarnya.

Menyoal apa saja barang bukti yang diamankan, Fajar mengaku cukup banyak. Bahkan, dia menyebut ada beberapa ekor ayam tiren yang diangkut oleh polisi.

“Yang menjadi temuan itu pertama dari Dinkes ada bakso jadi, adonan dan bumbu untuk adonan (bakso). Selanjutnya mesin penggiling, kompor gas, kipas angin papan pengering dan bentuk ayam utuh juga ada beberapa potong kemarin,” ucapnya.

Fajar melanjutkan, bahwa warganya berinisal H itu sudah cukup lama memproduksi bakso. Namun, Fajar tidak menyangka jika pembuatan bakso itu diduga menggunakan ayam tiren.

“Dari masyarakat tidak tahu (kalau pakai ayam tiren), tahunya yang bersangkutan jualan bakso dan itu produksi rumahan. Kalau usaha itu sudah lama, sekitar tahun 2018,” katanya.

Fajar menambahkan, setelah penggerebekan itu warganya yang diduga terlibat kasus ayam tiren untuk olahan makanan diamankan oleh pihak berwajib.

“Jadi setengah 3 (sore) yang bersangkutan dibawa ke Polsek. Kalau selanjutnya gimana saya kurang tahu,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Pleret AKP Tukirin membenarkan penggerebekan tersebut. Namun, Tukirin menyebut penanganan kasus diambil alih oleh Polres Bantul.

“Iya (ada penggerebekan pembuatan bakso diduga menggunakan ayam tiren), tapi ditangani oleh Polres (Bantul),” ucapnya saat dihubungi wartawan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Archye Nevadha menjelaskan, kasus tersebut masih dalam pendalaman pihaknya. Untuk detail kasus tersebut akan dijelaskan besok Senin (24/1).

“Saat ini masih dalam pemeriksaan. Besok hari Senin baru akan dirilis,” ucapnya.

Terkait kebenaran penggerebekan itu, Archye mengaku jika betul terkait dugaan penggunaan ayam tiren untuk bahan baku pembuatan bakso. Menurut Archye praktik tersebut sudah berlangsung selama beberapa tahun.

“A1 (benar kalau penggerebekan terkait penggunaan ayam tiren untuk pembuatan bakso). Kalau tidak salah sejak 5 tahun yang lalu (tempat produksi bakso itu beroperasi),” ujarnya.


Sumber : detik.com

Official Social Media - Sahabat Polisi Indonesia
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *